Tamatan/lulusan serta mhs Regular Program (Hybrid / Blended) begitu pula Program Kuliah Reguler STIE Hidayatullah Depok mempunyai Hak Akademik, Gelar, Ijazah, dan Status yg sama.
▥
Tamatan/lulusan P2K STIE Hidayatullah Depok mempunyai gelar berdasarkan jenjang pendidikan formal dan jurusan/bidang kepakarannya, dan mempunyai hak memakai gelarnya serta memiliki hak untuk melanjutkan pendidikan formal ke jenjang yg lebih tinggi.
▥
Ijazah serta Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Regular Program (Hybrid / Blended) serta Program Kuliah Reguler adalah SAMA. Dan pada Ijazah begitu pula Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Tamatan/lulusan P2K ataukah Tamatan/lulusan Kelas Reguler. Sebab P2K merupakan Program Kuliah Reguler dgn jadwal studi serta peserta studi yg berbeda.
Sistem Pendidikan formal
▥
Kompetensi tamatan/lulusannya dalam menangani tiap persoalan, mampu mengungkap struktur serta inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan bisa memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat memanfaatkan ilmu; cakap serta terampil berdasarkan bidang keahliannya; bisa memberikan solusi persoalan secara logika, memanfaatkan data/informasi yg diadakan; dapat memakai konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; mampu mandiri dlm kerja dan berupaya.
▥
Untuk mahasiswa/i regular (hybrid / blended) yg tidak lulus suatu mata kuliah, dapat mengambil kembali mata kuliah tsb di semester/tahun berikutnya tanpa ditarik biaya tambahan.
▥
Kompetensi dasar tamatan/lulusan Program S1 Regular (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok adalah memiliki mutu serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis begitu pula moral; mampu menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa pengetahuan senantiasa maju dan berkembang; mampu menelusuri serta memetik informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat senantiasa belajar.
▥
Tamatan/lulusan Regular (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok juga diberi pembekalan kesanggupan untuk memanfaatkan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya, dibekali ilmu, etika akademik dan profesi, kesanggupan dan keterampilan mengelola tim/organisasi secara luas pada bidang yg berdasarkan bidang keahliannya, kesanggupan bekerjasama dlm tim, kesanggupan memahami pengetahuan terhadap etika, beserta diberi pembekalan kesanggupan memahami pengetahuan disesuaikan dgn bidang kepakarannya.
▥
Untuk mhs regular (hybrid / blended) yg kerja dng sistem pergantian waktu / shift, tetap dapat mengikuti studi dgn baik. Sebab sistem pendidikan formalnya dilaksanakan dgn profesional dgn menyatukan Regular Program (Hybrid / Blended) serta Program Kuliah Reguler, oleh sebab itu untuk mahasiswa/i yg kerja dng sistem pergantian waktu / shift bisa mengikuti studi di program lainnya dgn tata cara tertentu.
▥
Tamatan/lulusan Regular Program (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok mempunyai kesanggupan melakukan serangkaian penelitian dasar begitu pula terapan; mampu mengembangkan kajian-kajian teoritis konsepsional mutakhir; memiliki kesanggupan profesional dan cara pandang yg luas, serta kesanggupan penguasaan teori yg kuat beserta aplikasinya; serta mampu mengembangkan sikap mental profesional yg berorientasi pada penyelesaian persoalan mendasarkan alur berpikir-sistem.
▥
Sistem pendidikan formalnya dilaksanakan dgn ketrampilan (keterampilan) tinggi serta sangat sesuai untuk karyawan yg sibuk dgn kerjanya begitu pula untuk yg belum kerja. Selain perkuliahan tatap muka, juga memanfaatkan berbagai metode efektif melalui tugas khusus perorangan terarah, tugas kelompok yg komunikatif, serta diakhiri dng bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir yg terarah, terprogram dan terjadwal sehingga mhs dapat menyelesaikan studi tepat pada waktunya (sesuai masa studi).
▥
Dgn melalui tata cara tertentu, jika mhs regular (hybrid / blended) yg sudah kerja menerima wajib kerja lembur, atau kerja dgn sistem pergantian waktu / shift, atau wajib ke luar kota/negeri, mhs tsb diizinkan tidak hadir di kuliah dalam beberapa pertemuan.
▥
Kurikulumnya mendasarkan Sistem Kredit Semester, serta mutu kurikulumnya didesain di samping mendasarkan pada kurikulum nasional, juga mendasarkan perkembangan pengetahuan, teknologi, dan seni, dan terhadap kehendak melanjutkan ke studi dgn jenjang lebih tinggi serta pentingnya profesionalitas dunia kerja.
▥
Tamatan/lulusan Program S1 Regular (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun ilmu yg heterogen serta memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yg ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit usaha mandiri disesuaikan dgn bidang kepakarannya, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang kepakarannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut.
▥
Tamatan/lulusan Program S1 Regular (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok mempunyai kesanggupan dalam memecahkan persoalan beserta mengembangkan pengetahuannya. Hal ini karena tamatan/lulusan Program S1 Regular (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok disiapkan untuk menjadi Sarjana (S1) disesuaikan dgn jurusannya, yg dapat meninggikan jati dirinya dgn pembekalan pengetahuan, teknologi, dan seni.
Beban SKS & Masa Studi
Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Regular Program (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Untuk
Beban Studi (SKS yang ditempuh)
Masa Studi
Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1
Beban Studi = 144 - 152 sks
8 semester
Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1
Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks)
3 semester
Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1
Dihitung dari sisa sks
Dihitung sisa sks
Meningkatkan Karir atau Dapat Kerja Baru
Mhs (peserta pendidikan formal) Program Kelas Karyawan di STIE Hidayatullah Depok adalah orang-orang yg sudah kerja begitu pula orang-orang yg belum kerja.
Para mhs ini senantiasa bergotong-royong dan saling membantu memberikan solusi persoalan masing2. Baik persoalan dlm hal kerja, akademik, finansial (ekonomi), begitu pula persoalan lainnya. Juga dgn tamatan/lulusannya, mempunyai ikatan yg kuat untuk saling membantu sesama tamatan/lulusan STIE Hidayatullah Depok.
Selama ini mahasiswa/i yg belum kerja, akan menerima karir dari lainnya begitu pula tamatan/lulusannya, terutama lain yg sudah kerja (sebagai usahawan, direktur, pekerja, peternak, pegawai negeri, dan lain-lain).
Kendati begitu mahasiswa/i yg sudah kerja, senantiasa dapat mengembangkan karir dan penghasilannya selama studi. Mereka memperoleh perluasan karir serta perluasan penghasilan dari teman mahasiswa/inya.
Pemecahan Pintar
Jadi, untuk masyarakat yg belum kerja serta relatif kesusahan dalam menerima karier. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di STIE Hidayatullah Depok ini merupakan pemecahan cerdas untuk memperoleh kerja. Yaitu mengembangkan pengalaman melalui mereka (teman mahasiswa/inya) yg sudah kerja, dan akhirnya menerima karir dari lainnya begitu pula dari dirinya sendiri. Serta meninggikan studi formalnya.
Untuk masyarakat yg sudah kerja dan relatif kesusahan dalam meninggikan karir serta mengembangkan penghasilan. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di STIE Hidayatullah Depok merupakan pemecahan cerdas untuk meninggikan diri. Yaitu mengembangkan studi formalnya serta meninggikan pengalaman, karir, serta penghasilan.
Tags: regular, program, hybrid, blended, sistem, pendidikan, status, mhs, lulusan, sekolah, tinggi, ilmu, ekonomi, hidayatullah, depok, stie, regular program, status mhs, ilmu ekonomi hidayatullah, sekolah tinggi, ilmu ekonomi, depok lulusan p2k, stie hidayatullah, mempunyai gelar, diri, dng perubahan, perubahan, menyadari bahwa, penyelesaian, persoalan mendasarkan, alur, berpikir sistem, baru, bidang kepakarannya, menyelenggarakan, penelitian, lainnya dgn, tamatan lulusannya, mempunyai, ikatan yg